Wig Wamania – Louder than hell [id]
WIG WAM - Wig Wamania
9,5 / 10Norwegia, salah satu negara Scandinavia yang misterius, terkenal dengan pasukan-pasukan black metal radikal, yang membombardir media massa dengan dandanan, ucapan, serta tindakan diluar ambang batas kewajaran, ternyata menyimpan talenta yang tentunya sulit dipercaya. Bukanlah turunan pioneer black metal dari Inggris, bukan pula reinkarnasi thrash metal klasik dari Jerman, melainkan metamorfosis dari Hollywood Sleaze Glam, genre musik yang populer di dekade 80an, di tanah Amerika.
WIG WAM sendiri adalah band yang terdiri dari para musisi veteran yang secara spektakuler berhasil mewakili Norwegia di Eurovision Song Contest 2005 dengan single "In My Dreams". Teeny adalah mantan gitaris DREAM POLICE yang beraliran AOR, Flash adalah mantan bassist ARTCH yang beraliran heavy metal, dan Sporty adalah mantan drummer SHA-BOOM yang beraliran melodic rock.
"Wig Wamania", intro yang berisi pidato revolusi rock and roll dengan aksen Rusia bergema membuka album "Wig Wamania". Harus diakui track singkat ini sangat efektif dalam membakar emosi pendengar untuk mengumpulkan konsentrasi penuh menikmati perjalanan panjang dari awal hingga penghujung album.
Hantaman tom-tom Sporty diantara suara angin berdesir dan dentuman senar bass Flash mengawali "Rock My Ride". Track bertekanan tinggi ini mirip dengan formula "It's My Life" milik BON JOVI. Injeksi riff gitar Teeny yang tebal terdengar sangat membangkitkan semangat. Poin bonus juga terletak pada bagian solo gitar yang sangat melodik dan cukup mengagumkan.
Superb opening track!
"Slave To Your Love" melenggang gemulai dengan intro keyboard dan dijejali dengan strumming gitar akustik yang lembut. Sesekali gitar elektrik berefek delay menyembul diantara vokal Glam yang powerful namun sangat emosional. Komposisi Chorus yang megah dan penuh dengan hooks yang melodik. Pada saat memasukiBridge, struktur lagu agak terasa sedikit lemah dan bagian akhir lagu agak janggal karena seakan-akan berhenti terlalu cepat, namun lengkingan eksplosif Glam ala Sebastian Bach membayar kekurangan tersebut.
Anthemic rock ala BON JOVI yang dicampur dengan sedikit adonan DEF LEPPARD dan POISON berkumandang lewat "Gonna Get You Someday". Tampaknya kekuatan WIG WAM memang terletak pada penyusunan nada yang membentuk satu Chorus raksasa yang didukung dengan harmonic vocal yang bombastis, dan kali ini mereka membuktikan kehandalannya sekali lagi di track ini.
Dengan vokal dan komposisi musik yang mengingatkan pada salah satu veteran AOR, Mitch Malloy, tembang ini berhasil menyuarakan kepedihan hati Glam sang penulis lagu yang terperangkap pada masa lalu, perhatikan lirik : "Cause I took it all for granted, making pure love grow tainted, I can't change her mind, or turn back the time, I'm lost in the bygone zone". Entah kenapa solo gitar sangat minim di lagu ini, namun lapisan harmonic vokal yang sempurna dan keindahan untaian nada pada Chorus membuat saya yakin untuk mengatakan bahwa "Bygone Zone" adalah power ballad terbaik di tahun 2006.
Betotan bass dan kocokan gitar ala AEROSMITH membangun groove "Dare Devil Heat". Progresi chord padaBridge dan Chorus yang powerful dilengkapi dengan teknik vokal Glam yang dengan leluasa bermain di register tinggi.
"Kill My Rock 'N' Roll" akan membuat Anda teringat pada style musik KISS di awal dekade 80an, seperti pada lagu "Crazy Nights" yang menawarkan sing-along Chorus dengan catchy hooks, diperkuat juga dengan lapisan harmonic vocal yang solid.
"The Riddle" merupakan instrumental piece dengan intro awal agak menyerupai "Wasted Years"-nya IRON MAIDEN. Tempo yang tinggi berpacu dengan suara bass yang menderu-deru sebelum WIG WAM tiba-tiba memperlambat laju musik pada menit ke 1:30. Perpaduan rhythm dan solo gitar yang symphonic pun mengalun sebelum Teeny menggebrak lagi dengan shredding-nya dan mengembalikan track ini ke tempo awal. Agak terlalu metal untuk genre mereka, namun harus diakui komposisi musik "The Riddle" memang sangat dahsyat.
"At The End of The Day" membuktikan bahwa Teeny pun bisa menulis power ballad yang spektakuler seperti rekannya, Glam. Didominasi dengan keyboard, track ini agak lebih mellow jika dibandingkan dengan "Bygone Zone". Penempatan track juga bagus untuk cooling-down dan menjadi penyeimbang setelah digempur dengan track-track cadas. Tema broken-heart yang dituangkan dengan lirik : "So tell me why do I bleed this way, so tell me why my life has gone astray, so tell me why there's no turning back" pada Chorus memang terkesan sedikit repetitif namun cukup representatif.
Dengan lick dan lirik khas party rock, "A R 'N' R Girl Like You" sangat cocok untuk menjadi lagu POISON. Riff-riff yang sangat catchy dan solo gitar Teeny yang fun ala CC DeVille di lagu ini sangat pas untuk menemani Anda memacu mobil di jalanan tol yang panjang dan lengang.
"Can't Get Her (Out of My Bed)" adalah kombinasi dirty riff ala AC/DC yang dipadukan dengan funky groove tipikal UGLY KID JOE. Jangan lupa juga menyimak solo-solo gitar Teeny yang meliuk lincah dari speaker kiri ke kanan.
"Breaking All The Rules" didominasi dengan distorsi gitar yang renyah. Lengkingan vokal Glam menjadi highlight di track ini, namun sayang dari faktor komposisi musik tidak bisa mengikuti jejak track sebelumnya. Mungkin satu-satunya filler di album ini.
Tiga lagu yang menjadi bonus track rilisan Jepang juga fantastis.
"After The Nine O' Clock News" dengan melodic hooks raksasa perpaduan antara SCORPIONS era baru dan DEF LEPPARD harusnya masuk ke dalam setlist utama. "Flying High" mengambil elemen klasik BON JOVI dan diramu dengan pop-rock komersil kontemporer. Versi live dari "In My Dreams" juga termasuk langka dan wajib dimiliki.
Berbekal nickname ala SPICE GIRLS dan dandanan glam yang bisa dibilang sangat aneh untuk sekumpulan pria paruh baya, band ini mungkin bisa dianugerahi "The Weirdest Looking Band Award", tapi pepatah kuno yang mengatakan "jangan menilai buku dari sampulnya" akhirnya terbukti pada WIG WAM dan album ini. Suguhan rock and roll dahsyat di sepanjang album yang diproduseri sendiri oleh Teeny ini akan membuat Anda tercengang menyaksikan atraksi para punggawa melodic rock ini memainkan not demi not yang digubah dengan sangat jenius. Sound production yang bisa dibilang tanpa cacat juga patut diacungkan jempol. Buat Anda yang menyukai melodic hard rock khas BON JOVI, DEF LEPPARD, POISON, maupun KISS era 80s yang fun dan penuh semangat, maka pastikan "Wig Wamania" ada diantara koleksi CD Anda.
Review by Steve, Louder than hell 01.09.2007
sleazeglam.multiply.com
Tracklist:
1. Wig Wamania (Intro)
2. Rock My Ride *
3. Slave To Your Love
4. Gonna Get You Someday *
5. Bygone Zone *
6. Dare Devil Heat
7. Kill My Rock 'N' Roll *
8. The Riddle *
9. At The End Of The Day *
10. A R 'N' R Girl Like You *
11. Can't Get Her (Out Of My Bed)
12. Breaking All The Rules bonus tracks:
13. After The Nine O'Clock News *
14. Flying High
15. In My Dreams (live)
*) Best track
Rate : 9.5 / 10







